CPNSku Untukmu Duhai Ayah yang Dulu Mengayuh Sepeda Mengantarku

shape image

CPNSku Untukmu Duhai Ayah yang Dulu Mengayuh Sepeda Mengantarku

 

Assalamu ‘alaikum Wr.Wb

Diawal tulisan ini ijinkan al fakir memperkenalkan diri, nama lengkap Al Fakir adalah Mohammad Fuad Hasan, asli dari Dusun kecil bernama Banaran Desa Pengkol Jagong Kecamatan Jati Kabupaten Blora Jawa Tengah yang  sekarang berdomisili di Kota Bojonegoro Jawa Timur. 

Alhamdulillah tahun 2020 Allah SWT memberi anugrah yang luar biasa yaitu lolos CPNS Formasi Guru Pendidikan Agama Islam tahun 2019 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan Jawa Timur. 

Sampai pada titik ini tentu tidaklah mudah untuk saya, banyak sekali proses yang harus saya lalui, cobaan yang harus saya hadapi. Masa-masa sulit yang menguras emosi dan pikiran. Berawal dari stigma yang ada di daerah asal saya bahwa menjadi seorang Pegawai Negeri atau PNS harus punya uang sekian puluh juta atau bahkan sekian ratus juta. Alhamdulillah dengan izin Allah SWT saya dapat mebuktikan kepada Bapak dan lingkungan bahwa bisa menjadi seorang ASN dengan mematahkan stigma yang ada di lingkungan sekitar.

Berawal dari tekad dan perjuangan orang tua yang ingin anaknya memiliki bekal ilmu yang cukup untuk menjalani kehidupan kelak, pada pertengahan tahun 2003 orang tua mengirim saya untuk menempuh Pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren dan Madrasah Aliyah yang tidak jauh dari pondok pesantren tersebut di Jawa Timur. 

Masih tergambar jelas dalam ingatan saya bagaimana Bapak saya mengayuh sepedah angin (Onthel) nya sejauh kurang lebih 5 km dengan jalan berbatu untuk mengantar anaknya ke stasiun kereta api atau terkadang hanya sampai di Jalan Raya untuk naik Bus berangkat atau Kembali ke Pondok Pesantren setelah liburan atau pulang 1 atau 2 hari untuk sekedar melepas rindu dan mengambil bekal beras dan uang saku seadanya yang sudah habis. 

Masih jelas terdengar jelas pula pesan Bapak kepada saya dalam Bahasa jawa “seng pinter nak ngaji, wong tuwo bodo gak popo, wes kadung. seng penting anak e iso luwih pinter ilmu agomo lan umum e” (Yang rajin kalau mengaji, orang tua bodoh tidak apa-apa, sudah terlanjur. Yang penting anaknya bisa lebih pandai ilmu agama dan ilmu Sekolah Formalnya).

Sempat pesimis dengan latar belakang yang Al Fakir miliki, yaitu pendidkan Madrasah swasta dari tingkat dasar sampai dengan menengah atas, bahkan saat menempuh Pendidikan Sarjana juga di Perguruan tinggi Swasta, dengan niat mengangkat derajat keluarga,  terutama Istri dan Orang tua, saya memberanikan diri untuk ikut mendaftar CPNS pada tahun 2015 setelah menjadi Guru Honor Yasasan selama 7 tahun mulai tahun 2008 saat  masih dipesantren yang hasilnya di TKD awal sudah kalah dengan peserta lainnya.

Pada tahun 2018 ada pendaftaran CPNS lagi saya bulatkan tekad  untuk ikut mendaftar lagi dan alhamdulillah bisa lolos SKD walaupun dengan perangkingan. Dengan angan-angan bisa lolos dan keyakinan yang sangat besar karena merasa mumpuni dan menganggap remeh materi SKB, saya harus merasakan pahitnya jatuh di SKB dengan selisih nilai 0,9 dari rival yang lolos. 

Pada tahun 2019 saat dibuka pendaftaran CPNS, dengan memita dukungan penuh dari istri tercinta dan Do’a dari orang tua, saya menata niat dan mantapkan tekat untuk ikut mendaftar lagi. Setelah berupaya dengan segala usaha di tahapan SKD dengan izin Allah SWT bisa lolos di tahapan ini, pernah gagal pada tahapan SKB tahun sebelumnya dengan menyisakan trauma terbesit dalam hati bagaimanapun caranya tahun 2020 harus bisa lolos tahapan SKB, dengan segala ikhtiyar dan Tawakkal kepada Allah SWT alhamdulillah Allah SWT menganugerahkan nikmat yang luar biasa berupa kelulusan di tahap SKB dengan washilah ikut bergabung dalam grup bimbingan belajar yang di Kelola oleh Ustad Ubay.

Di akhir tulisan ini ijinkan saya ucapkan terima kasih kepada pihak yang selama ini banyak berjasa dalam membentuk pribadi dan karakter saya sampai dengan saat ini, yaitu :

  1. Istri tercinta yang selalu memberikan dukungan kepada saya yang penuh dengan kekurangan ini.
  2. Kedua orang tua tercinta dan mertua yang selalu mendo’akan
  3. Keluarga besar MI Naba’ul Ilmi Banjarsari Trucuk Bojonegoro Jawa Timur
  4. Keluarga besar MTs. Al Falahiyah Banjarsari Trucuk Bojonegoro Jawa Timur
  5. Keluarga besar MI Nurul Ulum Banjarjo Padangan Bojonegoro Jawa Timur
  6. Keluarga besar SMP & SMA Islam Terpadu Pondok Pesantren Asy Syakur Al Marzuqi Ngasem Bojonegoro Jawa Timur
  7. Keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Huda Purworejo Padangan Bojonegoro Jawa Timur
  8. Keluarga besar Pondok Pesantren Al Hadi Pengkok Padangan Bojonegoro Jawa Timur
  9. Ustad Ubay yang berkenan membimbing kami sampai bisa pada titik ini.

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb

===============================

©Copyright 

Tulisan ini merupakan Hak Cipta www.ubaybimbel.com

diperkenankan untuk membagikan, dengan syarat : 

  1. Tidak mengubah sedikitpun, 
  2. Mencantumkan link/sumber kami
  3. Harus ada ijin tertulis, jika ingin dimuat di media komersil

===============================

Untuk Informasi atau Registrasi Ubay Bimbel <klik di sini>

© Copyright 2020 Ubay Bimbel || Bimbel CPNS & PPPK